wow wow wow bidan agy bidan agy dunia bidan is my life

Kamis, 05 Januari 2012

keluhan bumil

KETIDAKNYAMANAN YANG UMUM PADA KEHAMILAN DAN CARA MERINGANKANNYA
 1. Mual/muntah
Penyebab pasti tidak diketahui, mungkin disebabkan:
v Perubahan hormonal (peningkatan kadar hcG, estrogen/progesterone, gula darah rendah)
v Kelebihan asam gastric/asam klorida
v Peristaltic lambat (mengakibatkan estrogen dan progesterone meningkat)
v Perubahan dalam metabolisme
v Pembesaran uterus
v Faktor emosional yang labil
v Alergis (sekresi corpus luteum, antigen dari ayah, “keracunan histamin”)
Cara meringankan/mencegah
v Hindari bau atau faktor penyebab
v Makan porsi kecil tapi sering, bahkan setiap 2 jam
v Makan biskuit kering atau roti bakar sebelum bangun pagi
v Makan sesuatu yang manis (permen) atau minuman (jus buah) sebelum tidur malam dan sesudah bangun pagi
v Duduk tegak setiap kali selesai makan
v Hindari makanan yang berminyak dan berbumbu merangsang
v Makan-makanan kering dan minum diantara waktu makan
v Bangun dari tidur secara perlahan dan hindari melakukan gerakan secara tiba-tiba
v Hindari menggosok gigi setelah makan
v Istirahat sesuai dengan kebutuhan dengan mengangkat kaki dan kepala agak ditinggikan
v Hirup udara segar, pastikan cukup udara di dalam rumah
Terapi
Gunakan obat-obatan hanya bila tindakan secara non farmakologis gagal dan hanya untuk jangka pendek, misalnya:
# antihistamine : dimenhydrinate, doxylamine succinate
# metoclorpramide hydrochloride
# hindari buclizine. Meclizine (bersifat teratogenik)
# jika berat : terapi vitamin B6
# keterangan lebih lanjut hubungi dokter n_n
Tanda-tanda bahaya
v Pertambahan berat badan (BB) yang tidak memadai
v Kehilangan BB yang sidnifikan
v Malnutrisi
v Hiperemesis gravidarum (mual muntah yang berlebihan selama kehamilan)
v Dehidrasi
v Ketidakseimbangan elektrolit
v Pastikan tidak ada appendicitis dan pancreatitis
Ptyalism (Salivasi/ kelenjar liur yang berlebihan)
v Hal ini meningkat sejak 2-3 minggu usia kehamilan dan berhenti saat persalinan
v Patogenesis tidak diketahui, mungkin disebabkan oleh :
# Meningkatnya keasaman mulut oleh asupan pati yang akhirnya menstimulasi kelenjar salivary untuk meningkatkan sekresi
# Ptyalism sering juga menimbulkan mual, sehingga ibu hamil sering menghindari makan
Pengobatan
Gunakan pencuci mulut astringent, permen karet, permen yang keras
Fatique (kelelahan) selama trimester I
v Penyebab tidak diketahui. Mungkin berhubungan dengan penurunan laju metabolisme basal pada awal kehamilan
v Efek dari fatique yaitu meningkatnya intensitas respon psikologi wanita selama waktu ini
Cara meringankan atau mencegah
v Yakinkan bahwa hal ini normal terjadi dalam kehamilan
v Dorong ibu untuk sering beristirahat
v Aktivitas sedang dan nutrisi yang baik dapat emngurangi kelelahan
Terapi
v Tidak perlu memberikan obat-obatan
v Suplemen vitamin dan zat besi dapat membantu untuk kesehatan
Tanda-tanda bahaya
v Terdapat gejala anemia (lelah, konjungtiva mata pucat dll)
v Ketidakmampuan untuk melakukan kegiatan/ aktivitas sehari-hari
v Tanda dan gejala depresi
v Tanda dan gejla adanya infeksi atau penyakit kronis
Pica (ngidam makanan)
v Mungkin berkaitan dengan persepsi individu wanita mengenai apa yang bisa mengurangi mual dan muntah
v Indra pengecap menajdi tumpul sehingga mencari makanan yang lebih merangsang
v Tidak seharusnya menimbulkan kekhawatiran asal cukup bergizi dan makanan yang diidamkan bukan makanan yang tidak baik
Sakit punggung bagian atas
v Terjadi pada trimester I kehamilan
v Penyebab: meningkatnya ukuran dan volume payudara yang merupakan salah satu tanda presuratif kehamilan
v Pembesaran mungkin menghasilkan ketegangan otot jika payudara tidak cukup ditopang
v Cara mengurangi : gunakan bra yang pas dan menopang
Sakit punggung bagian bawah
v Terjadi pada trimester kedua dan ketiga kehamilan
v Dasar anatomis dan fisiologis :
o Kurvatur dari vertebra umbosacral yang meningkat saat uterus terus membesar
o Spasme otot karena tekanan terhadap akar syaraf
o Kadar hormon yang meningkat, sehingga cartilage didalam sendi-sendi besar menjadi lembek
o Keletihan
Cara meringankan
v Gunakan body mekanik yang baik untuk mengangkat benda
v Hindari sepatu atau sandal hak tinggi
v Hindari mengangkat beban yang berat
v Gunakan kasur yang keras untuk tidur
v Gunakan bantal waktu tidur untuk meluruskan punggung
v Hindari tidur terlentang terlalu lama karena dapat menyebabkan sirkulasi darah menjadi terhambat
Terapi
Jika terlalu parah gunakan penopang abdomen eksternal
Leucorrhea
v Peningkatan sejumlah lendir dan kelenjar endoservical sebagai akibat dari peningkatan kadar estrogen
v Perubahan paningkatan sejumlah glikogen pada sel epitel vagina menjadi asam laktat oleh doderlein basilus
Cara meringankan
v Tingkatkan kebersihan dengan mandi setiap hari
v Memakai pakaian dalam yang terbuat dari katun agar lebih kuat daya serapnya
v Hindari pakaian dalam yang terbuat dari nilon
Terapi
v Hindari pencucian vagina (douching)
v Gunakan bedak tabur untuk mengeringkan (polider), tetapi jangan terlalu berlebihan
v Cara tradisional : merendam vagina dengan air rebusan daun sirih
Tanda bahaya
v Jika sangat banyak,/ berbau menyengat/ warna kuning/ abu-abu (servicitis, vaginitis)
v Penegluaran cairan (selaput ketuban pecah)
v Perdarahan pervagina (abruption plasenta, placenta previa, lesi pada servix/ vagina, bloody show)
Nocturia (sering BAK)
v Trimester I
Peningkatan berat fundus uterus, denganmelembutkan isthmus (tanda hegar) menyebabkan meningkatnya antefleksi membesarnya uterus, yang emnekan langsung kandung kemih
v Trimester III
Terjadi lebih sering pada primigravida (ibu yang baru pertama kali hamil). Bagian terbawah janin menurun ke pelvic dan menyebabkan tekanan langsung pada kandung kemih. Tekanan membuat wanita merasa perlu BAK
Cara meringankan
v Penjelasan mengenai terjadinya
v Kosongkan saat terasa dorongan untuk BAK
v Perbanyak minum pada siang hari
v Jangan kurangi minum pada malam hari kecuali jika nocturia mengganggu tidur dan menyebabkan keletihan
v Batasi minum bahan diuretic alamiah seperti kpoi, teh, cola dengan kafein dll
Tanda bahaya
wanita hamil menghadapi resiko lebih besar terhadap infeksi saluran kemih dan pyelonephritis karena ginjal dan kandung kemih mengalami perubahan
Chloasma gravidarum
v Terjadi pada trimester II
v Kecenderungan genetic peningkatan kadar estrogen dan mungkin progesteron dapat merangsang hormone melanogenic
Pencegahan
v Hindari sinar matahari berlebihan selama masa kehamilan
v Gunakan bahan pelindung non-alergis
Terapi farmakologis
v Hindari penggunaan hydroqinones, karena dapat menimbulkan efek samping yang berbahaya
Diarrhea
v Terjadi pada trimester I, II, III
v Mungkin akibat dari peningkatan hormone
v Efek samping dari infeksi virus
Cara meringankan
v Cairan pengganti rehidrasi –oral
v Hindari makanan berserat tinggi seperti sereal kasar, sayur-sayuran, buah-buahan, laktosa yang mengandung makanan
v Makan sedikit tapi sering untuk memastikan kecukupan gizi
Edema dependen
v Terjadi pada trimester II dan III
v Peningkatan kadar sodium dikarenakan pengaruh hormonal
v Kongesti sirkulasi pada ekstremitas bawah
v Peningkatan kadar permeabilitas kapiler
v Tekanan dari pembesaran uterus pada vena pelvic ketika duduk/ pada vena kava inferior ketika berbaring
Cara meringankan atau mencegah
v Hindari posisi berbaring terlentang
v Hindari posisi berdiri untuk waktu lama, istirahat dengan berbaring ke kiri, dengan kaki agak ditinggikan
v Angkat kaki ketika duduk/istirahat
v Hidari kaos yang ketat/tali/pita yang ketat pada kaki
v Lakukan senam secara teratur
Tanda bahaya
v Jika muncul pada muka dan tangan dan disertai dengan proteinuria serta hipertensi (waspada preeklampsi/eklampsia
Kram kaki
v Biasanya terjadi setelah kehamilan 24 minggu
v Dasar fisiologis penyebab masih belum jelas
v Bisa terjadi karena :
o Kekurangan asupan kalsium
o Ketidakseimbangan rasio kalsium-fosfor
o Pemnbesaran uterus, sehingga memberikan tekanan pada pembuluh dasar pelvic, dengan demikian dapat menurunkan sirkulasi darah ke tungkai bagian bawah
Cara meringankan
v Kurangi konsumsi susu (kandungan fosfornay tinggi) dan cari yang high calcium
v Berlatih dorsifleksi pada kaki untuk meregangkan otot-otot yang terkena kram
v Gunakan penghangat untuk otot
Terapi
v Suplementasi dengan garam kalsium yang tidak mengandung fosfor
v Gunakan antacid alumunium hidroksida untuk meningkatkan pembentukan fosfor yang tidak melarut
Tanda bahaya
v Tanda-tanda thrombophlebitis superficial/ trombosis vena yang dalam
Insomnia
v Terjadi mulai pada pertengahan masa kehamilan
v Disebabkan oleh :
o perasaan gelisah, khawatir atau pun bahagia
o ketidaknyamanan fisik seperti membesarnya uterus, pergerakan janin, bangun di tengah malam karena nocturia, dyspnea, heartburn, sakit otot, stress dan cemas
Cara meringankan
v Gunakan teknik relaksasi
v Mandi air hangat, minum-minuman hangat (susu, the dengan susu) sebelum pergi tidur
v Melakukan aktivitas yang tidak menstimulasi sebelum tidur
Terapi
v Gunakan antihistamin
v Hindari obat-obatan tidur (dapat emlintasi sawar plasenta)
Tanda bahaya
v Keletihan yang berlebihan
v Tanda-tanda depresi
Striae gravidarum
v Terjadi pada bulan ke 6-7
v Penyebab tidak jelas
v Bisa timbul akibat perubahan hormon/gabungan antara perubahan hormone dan peregangan
Cara meringankan
v Gunakan emollient topical jika ada indikasinya
v Gunakan pakaian yang menopang payudara dan abdomen
Hemorrhoids
v Terjadi pada trimester II dan III
v Sering terjadi karena konstipasi
v Dukungan yang tidak memadai pada vena hemorrhoid di area anorectal
v Kurangnya klep di pembuluh-pembuluh yang berakibat pada perubahan secara langsung pada aliran darah
v Progesterone menyebabkan relaksasi dindiong vena dan usus besar
 Pembesaran uterus dapat meningkatkan tekanan-tekanan spesifik padav vena hemorrhoid, tekanan mengganggu sirkulasi venous dan menyebabkan kongesti pada vena pelvic
Cara meringankan/mencegah
v Menghindari konstipasi
v Menghindari ketegangan selama defekasi
v Mandi air hangat/kompres hangat, air panas tidak hanya memberikan kenyamanan tapi juga meningkatkan sirkulasi
v Kompres es/ garam Epsom
v Latihan kegel, untuk mengencangkan otot-otot perineal
v Istirahat di tempat tidur dengan panggul diturunkan dan dinaikkan
Konstipasi
v Terjadi pada trimester II dan III
v Peningkatan kadar progesterone menyebabkan peristaltic usus menjadi lambat
v Penurunan motilitas sebagai akibat dari relaksasi otot-otot polos usus besar
v Penyerapan air dari kolon meningkat
v Efek samping penggunaan suplemen zat besi
Cara meringankan
 Tingkatkan intake cairan, serat di dalam diet seperti: buah/juicev prem, minum cairan dingin/panas (terutama ketika perut kosong)
v Istirahat cukup
v Senam/exercise
v Membiasakan BAB secara teratur
v BAB segera setelah ada dorongan
Terapi
v Gunakan pembentuk bahan padat (bongkahan)/emollients. Seperti : supositoria dll
v Hindari minyak mineral, lubrikasi, perangsang (stimulant) saline, hiperosmotis, diphenylmethane, castor dll
Tanda bahaya
v Rasa nyeri hebat di abdomen, tidak mengeluarkan gas (obstruksi)
v Rasa nyeri di kuadran kanan bawah (appendicitis)
Heart burn (panas dalam perut)
v Mulai terasa selamatrimester kedua dan makin bertambah bersamaan dengan tambahnya usia kehamilan, hilang saat persalinan
v Heart burn istilah lain untuk regurgitasi/refluks
 Kandungan asam gastric (asam klorida dalam lambung) pada esophagusv bagian bawah oleh peristaltic balik. Keasaman menyebabkan rasa terbakar pada kerongkongan dan tidak enak.
Penyebab:
v Relaksasi cardiac spinkter lambung karena efek meningkatnya jumlah progesterone
 Menurunnya motilitas saluran cerna dihasilkan dari relaksasi ototv polos, yang kemungkinan karena meningkatnya progesteron dan tekanan uterus
v Kehilangan ruang fungsi lambung karena tempatnya digantikan dan ditekan oleh pembesaran uterus
Cara meringankan
v Makan porsi kecil tapi sering
v Hindari makanan berlemak terlalu banyak, makanan yang digoreng/ makanan yang berbumbu merangsang
v Hindari rokok, kopi, alcohol, cokelat (mengiritasi gastric)
v Hindari berbaring setelah makan
v Hindari minuman nselain air putih saat makan
v Kunyah permen karet
v Tidur dengan kaki ditinggikan, sikap tubuh yang baik
Terapi
v Gunakan antacid dengan kandungan sodium rendah (kombinasi hidroxida alumunium dan magnesium)
v Hindari kalsium karena dapat menimbulkan hiperaciditas (peningkatan asam dalam lambung)
v Hindari sodium bicarbonate, bismuth salicylate
Tanda bahaya
v Kehilangan berat badan/keletihan yang amat berat
v Nyeri epigastrium disertai sakit kepala hebat, hipertensi dan edema patologis pada trimester III (preeklampsia)
v Nyeri perut yang hebat (abruption placenta, persalinan prematur, appendicitis)
Perut kembung
v Terjadi pada trimester II dan III
 Motilitas gastrointestinal menurun, menyebabkab terjabdinayv perlambatan waktu pengosongan menimbulkan efek peningkatan progesterone pada relaksasi otot polos dan penekanan uterus pada usus besar
Cara meringankan
v Hindari makanan yang emngandung gas
v Mengunyah makanan secara sempurna
v Pertahankan kebiasaan BAB yang teratur
 Posisi knee chest (posisi seperti sujud tapi dada ditempelkan kev lantai) hal ini dapat membantu ketidaknyamanan dari gas yang tidak keluar
Sakit kepala
v Biasa terjadi pada trimester II dan III
v Akibat kontraksi otot/spasme otot (leher, bahu dan penegangan pada kepala), serta keletihan
v Tegangan mata sekunder terhadap perubahan okuler, dinamika cairan syaraf yang berubah
Cara meringankan
v Teknik relaksasi
v Memassase leher dan otot bahu
v Penggunaan kompres panas/es pada leher
v Istirahat
v Mandi air hangat
Terapi
v Gunakan paracetamol
v Hindari aspirin, ibuprofen, narcotics, sedative/hipnotik
Tanda bahaya
v Bila bertambah berat atau berlanjut
v Jika disertai dengan hipertensi dan proteinuria (preeklampsi)
v Jika ada migraine
v Penglihatan berkurang atau kabur
Dispareunia (rasa sakit pada saat berhubungan seksual)
v Terjadi selama kehamilan
v Akibat pembesaran uterus, hal ini menyebabkan penurunan sirkulasi, pelvic/vagina kongesti
v Masalah fisik mungkin disebabkan oleh pembesaran abdomen/masuknya bagian terbawah janin ke dalam pelvic
v Faktor psikologis : miskonsepsi dan takut menyakiti janin
Cara mengurangi
v Perubahan posisi, hal ini akan meredakan masalah yang disebabkan oleh pembesaran abdomen/rasa sakit dari penetrasi yang dalam
v Diskusi miskonsepsi dan ketakutan, agar wanita tidak khawatir berlebihan
v Kedua pasangan sebaiknya membuka informasi pada cara alternative untuk kepuasan seksual masing-masing


IDENTIFIKASI KEBUTUHAN PSIKOLOGIS IBU HAMIL Maret 15, 2008

Faktor yang berhubungan dengan ibu hamil
  • Dukungan kepada bumil dan nifas
  • Dukungan dari tenaga kesehatan (nakes)
  • Menciptakan rasa aman dan nyaman selama hamil dan nifas
  • Persiapan menjadi orang tua
  • Mempersiapkan saudara (sibling)
Dukungan kepada ibu hamil dan nifas
Wanita yang telah/belum dianugerahi anak disaat menginginkan hamil/dalam menghadapi kehamilan dan bersalin membutuhkan dukungan, diantaranya dari:
ü      Suami
ü      Keluarga
ü      Lingkungan 
Dukungan suami
Dari penelitian kualitatif di indonesia diperoleh berbagai dukungan suami yang diharapkan isteri:
  • Suami sangat mendambakan bayi dalam kandungan isteri
  • Suami senang mendapatkan keturunan
  • Suami menunjukkan kebahagiaan pada kehamilan ini
  • Suami memperhatikan kesehatan isteri, yakni menanyakan keadaan isteri/janin yang dikandung
  • Suami mengantar dan atau menemani isteri memeriksa kandungannya
  • Suami tidak menyakiti isteri
  • Suami menghibur/menenangkan ketika ada masalah yang dihadapi isteri
  • Suami menasihati agar isteri tidak terlalu lelah bekerja di rumah atau di tempat kerja
  • Suami membantu tuga sisteri
  • Suami berdo’a untuk kesehatan atau keselamatan isteri dan anaknya
  • Suami menunggu ketika isteri melahirkan
  • Suami menunggu ketika isteri di operasi
Diperoleh atau tidak diperolehnya dukungan suami tergantung pada:
  • Keintiman hubungan
  • Adanya komunikasi yang bermakna
  • Adanya masalah atau kekhawatiran dalam biaya
   Dukungan keluarga
  • Ayah-ibu kandung, maupun mertua sangat mebndukung kehamilan ini
  • Ayah-ibu kandung, maupun mertua sering berkunjung dalam periode ini
  • Seluruh keluarga berdo’a untuk keselamatan ibu dan bayi
  • Walaupun ayah-ibu kandung, maupun mertua ada di daerah lain, sangat didambakan dukungan melalui telepon, surat atau pun do’a dari jauh
  • Selain itu, ritual tradisional dalam periode ini seperti upacara 7 bulanan pada beberapa orang, mempunyai arti tersendiri yang tidak boleh diabaikan
 Dukungan lingkungan
  • Diperoleh dari ibu-ibu pengajian/perkumpulan/kegiatan yang ebrhubungan dengan keagamaan/sosial dalam bentuk doa bersama untuk kesehatan ibu hamil dan bayinya
  • Membicarakan/menceritakan/menasihati tentang pengalaman hamil dan melahirkan
  • Ada diantara mereka yang mau mengantarkan ibu hamil untuk periksa
  • Menunggu ketika melahirkan
  • Mereka dapat menjadi seperti saudara bagi ibu hamil dan nifas
Rasa aman dan nyaman selama kehamilan dan pasca bersalin
  • Tingkat kemudahan dan kepuasan pada seseorang yang berubah menjadi orang tua terutama bergantung kepada keberhasilan emreka dalam mengartikan dan menerima hubungan antar anggota keluarga
  • Apabila mereka telah mampu memandang satu sama lain sebagaimana adanya (dan bukan sebagai apa yang diinginkan) dan dapat saling menerima perbedaan dalam nilai dan tingkah laku
  • Dapat bekerja sama untuk membangun dasar kekuatan yang fleksibel untuk keduanya
  • Dapat mengembangkan standar yang memungkinkan keduanya saling mengerti


BERMACAM MACAM KELUHAN KEHAMILAN
Sembilan bulan, adalah masa yang tidak pendek dalam menjalani proses kehamilan. Ada saja gangguan yang mengiringi masa itu. Keluhan pada masa kehamilan tak pernah habis, terus saja muncul sesuai dengan masa pertumbuhan janin.
Beberapa keluhan tersebut biasanya dianggap wajar, sehingga tidak perlu penanganan khusus. Memeriksakan kehamilan secara rutin ke dokter kandungan, dapat meminimalisasi keluhan tersebut. Beberapa keluhan tersebut antara lain:
Mual dan Muntah-muntahMual dan muntah adalah gejala kehamilan. Mual ini biasanya mulai muncul sekitar minggu ke-enam kehamilan dan akan membaik pada akhir trimester I, atau sekitar 13 minggu. Banyak wanita mengalami mual, namun mual jarang menyebabkan masalah yang memerlukan perhatian medis. Jika mual akhirnya menyebabkan muntah-muntah hebat hingga kekurangan zat gizi, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter. Sampai saat ini pun belum ada obat yang khusus untuk mual. Dianjurkan makan dalam jumlah sedikit namun sering dan menghindari makanan yang berbau menyengat.
Mudah Lelah dan LetihMudah lelah dan letih ini juga sebagai gejala kehamilan. Gejala ini sangat umum diderita, namun dapat berlanjut selama kehamilan. Untuk itu, biasanya dokter akan memberi resep obat dan vitamin.
Merasa Kurang SehatTerkadang sejak awal kehamilan, Anda mengalami rasa kurang sehat. Perasaan ini muncul biasanya karena Anda masih khawatir tentang kehamilan yang Anda alami. Untuk itu, Anda perlu yakin bahwa kehamilan bukan suatu penyakit, maka nikmatilah. Istirahatlah dengan cukup. Dengan mengkonsumsi makanan yang bernilai gizi baik, rasa kurang sehat ini bisa Anda lawan.
Seri BerkemihPada awal kehamilan, Anda akan sering berkemih. Keadaan ini dapat berlanjut sepanjang masa kehamilan dan menjadi sangat mengganggu menjelang kelahiran. Apalagi ketika rahim membesar dan menekan kandung kemih Anda. Namun, ini sesuatu yang wajar. Jadi Anda tak perlu mengeluh.
Perdarahan.Ada sebagian wanita mengalami perdarahan selama kehamilan. Biasanya terjadi pada trimester I. Ini terjadi saat implantasi, ketika seminggu setelah pembuahan, blatosit melekat pada rongga rahim (implantasi). Sel-sel yang tertanam dalam dinding rahim menyatu menjadi lapisan rahim. Walaupun membuat cemas, namun tidak semua wanita yang mengalami keguguran. Jika Anda mengalami perdarahan sgeralah menghubungi dokter.
Nyeri Ulu HatiKetidaknyamanan karena nyeri ulu hati (pirosis) merupakan salah satu keluban yang paling umum pada kehamilan. Keadaan ini dapat mulai terjadi pada awal kehamilan, tetapi umumnya menjadi lebih parah pada akhir kehamilan. Biasanya disebabkan karena aliran balik (refluks) dari sisi lambung dan usus ke dalam esofagus. Bagi sebagian besar wanita gejalanya tidak parah. Gejala membaik dengan makan dalam porsi kecil tetapi sering dan menghindari beberapa posisi, seperti membungkukan atau berbaring terlentang.
AnemiaKelelahan saat hamil, bisa jadi karena gejala anemia atau kurangnya kadar haemoglobin dalam darah. Haerrwglobin ini memiliki kemampuan untuk mengikat oksigen di dalam darah. Akibatnya Anda akan sering pusing dan lemas. Pada umumnya dalam kehamilan terjadi anemia fisiologis (normal) akibat terjadinya pengenceran darah yang terjadi selama kehamilan. Maka sebaiknya Anda makan-makanan yang bergizi dengan baik dan jangan lupa memeriksakan kehamilan ke dokter secara rutin.
SembelitKebiasaan buang air umumnya mengalami perubahan selama kehamilan. Sebagian besar wanita sering mengalami sembelit. Ini mencangkup peningkatan terjadinya wasir. Anda dapat melakukan beberapa hal untuk membantu.menghindari masalah sembelit selama kehamilan. Tingkatkan asupan cairan, gerak badan juga bermanfaat. Hati-hati jika akan menggunakan obat pencahar.
Gusi berdarahGusi Anda mengalami perubahan selama masa kehamilan. Ini dipengaruhi oleh hormon kehamilan. Gusi akan menjadi peka dan mudah berdarah. Bersihkan gusi dengan bepang gigi dan sikat gigi secara teratur. Anda boleh memakai obat kumur dan gargle selama kehamilan. Jika terjadi infeksi dapat berbahaya bagi Anda dan bayi yang sedang dalam kandungan.
Masalah HidungPada masa kehamilan, sering juga dialami hidung terasa penuh dan mimisan. Gejala ini diduga karena perubahan pada peredaran darah akibat perubahan hormon selama kehamilan. Keadaan ini dapat menyebabkan membran mukosa dari hidung dan saluran pernapasan membengkak dan mengeluarkan darah. Jangan mencoba memakai berbagai obat-obatan untuk mengatasi hal ini. Beberapa wanita megaku keadaan semakin membaik jika memakai pelumas ringan seperti jeli Petroleum.
Bangun Tidur Selalu PusingIni sudah dianggap gejala umum. Pusing biasanya baru muncul pada trimester II, meskipun bisa juga timbul lebih cepat. Hal ini bisa disebabkan karena membesarnya rahim yang menyebabkan aorta dan vena cava tertekan. Pengobatannya adalah berdiri perlahan-lahan dari posisi duduk atau berbaring.
Perubahan EmosionalGejolak emosi berubah-ubah, sangat khas pada tahan kehamilan. Ini terjadi karena perubahan hormon yang terjadi terus menerus selama masa kehamilan. Untuk itu, mintalah orang di sekitar Anda memahami hal ini.
GatalGatal atau pruritus gravadarum adalah gejala yang umum Selama kehamilan. Tidak ada benjolan atau lesi pada kulit, hanya gatal saja. Ini biasanya terjadi pada minggu-minggu terakhir kehamilan. Gatal dapat muncul pada setiap kehamilan dan bisa juga timbul jika Anda memakai kontrasepsi oral.
Sakit PunggungNyeri tersebut bisa muncul seiring dengan pertambahan berat badan Anda. Perubahan mobilitas dapat ikut berpengaruh pada perubahan postur Anda dan dapat menimbulkan rasa fidak enak di punggung bagian bawah. Ini umumnya terjadi pada akhir masa kehamilan. Nyeri pungung dapat diredakan dengan kompres panas, istirahat dan obat pereda sakit yang telah diresepkan dokter kandungan Anda. Untuk mengantisipasinya juga, perhatikan, diet dan kenaikan berat badan Anda.
KeputihanKeputihan adalah keluarnya duh tubuh dan vagina. Keputihan dapat normal atau patologis (kelainan). Selama keputihan tidak berbau, tidak gatal, tidak berwarna, tidak banyak dan tidak disertai rasa panas atau perih, tidak perlu dikhawatirkan. Karena keputihan yang normal dapat saja terjadi selama kehamilan akibat pengaruh hormonal.
Tumit Kaki BengkakKaki bengkak pada kehamilan dapat disebabkan oleh penekanan vena cava (pembuluh darah balik) akibat pembesaran rahim. Akibatnya arus balik darah dari kaki tertekan, sehingga terjadi pengeluaran cairan dari pembuluh darah ke jaringan sekitarnya. Asalkan tidak disertai dengan kenaikan tekanan darah, pembengkakan ini masih dianggap normal. Untuk itu Anda jangan duduk terlalu lama. Olah raga ringan akan membuat kaki dan tumit Anda lebih enak. 





PERKEMBANGAN BAYI DALAM KANDUNGAN

Perkembangan bayi anda pada bulan kehamilan 0-12 minggu (trimester pertama)
Perkembangan bayi dalam kandungan anda akan menjadi salah satu hal yang sangat menyenangkan dalam proses kehamilan ini karena hampir semua apa yang anda lakukan berefek tehadap bayi dalam kandungan anda ini.

—Mari kita melihat apa saja perkembangan dan perubahan yang terjadi pada bayi pada periode awal kehidupannya.

Minggu ke 1:
Pada minggu ini, menjadi menstruasi yang terakhir sebelum kehamilan. Perdarahan terjadi dan hormone-hormon ditubuh mempersiapkan sel telur untuk dilepaskan.

Minggu ke 2 :
Uterus (dinding rahim) menebal dan mempersiapkan untuk tahap ovulasi.

Minggu ke 3:
Merupakan masa ovulasi (pelepasan telur). Kehamilan terjadi pada saat ini. Pembuahan terjadi pada saat sperma dari pasangan anda bertemu dengan sel telur anda di tuba falopi. Pembuahan memerlukan waktu 4 hari, setelah telur dibuahi maka dinamakan zygote

Minggu ke 4:
Saat buat si zygote kecil untuk menemukan tempat didalam rahim anda. Dengan berakhirnya minggu ini, anda tidak mendapat menstruasi, dan menjadi tanda pertama kemungkinan kehamilan. Pada beberapa wanita mendapatkan sedikit perdarahan dan disalahartikan sebagai menstruasi, sebenarnya perdarahan yang sedikit itu karena implatasi dari zygote ke dinding rahim anda.

Minggu ke 5:
Ukuran bayi anda sekarang sekitar sebuah biji aple dan pada minggu ini disebut sebagai embrio. Bayi anda sudah mempunyai detak jantung sendiri, plasenta dan tali pusat sudah berkerja sepenuhnya pada minggu ini. Vesikel-vesikel otak primer mulai terbentuk, sistim saraf mulai berkembang.

Minggu ke 6:
Embrio terlihat seperti berudu. Pada minggu ini dapat mengenali kepala, ekor, tangan dan anggota badan masih seperti tunas.
Pada minggu ini pembentukan awal dari hati, pancreas, paru-paru,kelenjar tiroid dan jantung.

Minggu ke 7:
Jantung sudah terbentuk lengkap. Saraf dan otot bekerja bersamaan unutk pertama kalinya. Bayi mempunyai reflek dan bergerak spontan(anda belum dapat merasakannya). Akhir minggu ke ini otak akan terbentuk lengkap.

Minggu ke 8:
Embrio sekarang berukuran panjang sekitar 25-30 mm. Lengan dan kaki sudah terbagi menjadi komponen paha, kaki,tangan, lengan, bahu. Organ reproduksinya mulai terbentuk begitu juga dengan kartilago dan tulang. Telinga luar sudah terbentuk sempurna, mata membentuk pigmen. Didalam otak, jaringan saraf berhubungan dengan lobi penciuman di otak.
Jantung sudah memompa dengan kuat dan irama teratur

Minggu ke 9:
Pergerakan pertama fetus dapat dideteksi dengan USG. Pada minggu ini perut dan rongga dada sudah terpisah dan otot mata dan bibir atas terbentuk.

Minggu ke 10:
Tulang sudang menggantikan kartilago. Diafragma memisahkan jantung dan paru-paru dari perut. Otot leher terbentuk. Otak berkembang cepat dalam bulan terakhir ini sehingga proporsi kepala lebih besar daripada tubuh.

Minggu ke 11:
Organ seks luar sudah terbentuk, juga folikel-folikel rambut dan gigi. Bayi sudah dapat menelan cairan amnion dan mengeluarkan kembali(kencing).

Minggu ke 12:
Ukuran fetus anda sekarang sekitar 8 cm. Semua organ vital bayi sudah terbentuk.
Dengan signal dari otak, otot akan merespon dan bayi sudah dapat menendang.
Perkembangan bayi anda pada bulan kehamilan 13-28 minggu (trimester ke dua)

Minggu ke 13:
Panjang bayi sekitar 7,5 cm dengan trakea, paru-paru, perut,hati, pancreas, dan usus berkembang ke fungsi terakhir. Pita suara mulai terbentuk, dan tunas gigi muncul dengan 20 gigi bayi. Pada minggu ini jari tangan, telapak kaki, mulai terlihat.

Minggu ke 1 4:
Pada minggu ini organ seks bayi sudah dapat dibedakan antara laki dan perempuan. Denyut jantung bayi berdetak kuat (detak jantung hampir 2X lebih cepat dari anda) dan anda dapat mendengarkannya di dokter anda. Sudah memberi respon terhadap dunia diluar rahim ibu, bayi mungkin akan bergerak bila anda mengusap perut anda, tapi anda mungkin masih belum dapat merasakannya.

Minggu ke 15:
Bayi anda sudah mulai dapat mendengarkan anda, mendengarkan denyut jantung anda, suara perut anda, juga suara anda.
Sekarang bayi anda sudah mulai mempunyai rambut di kepalanya, juga bulu mata dan alis.
Ukurannya sekarang 114 gram dengan panjang sekitar 15cm.

Minggu ke 16:
Jika anda melakukan USG saat ini mungkin anda dapat mengetahui jenis kelamin. Otot bayi sudah berkembang dan menjadi kuat. Gerakannya semakin aktif. Mulai mengisap ibu jarinya, menguap, merenggangkan tubuhnya, sudah menelan-kencing dan cengukan.
Pada minggu ini jika sinar terang diletakkan diperut anda bayi akan mengerakkan tangan – matanya.

Minggu ke 17:
Masih banyak ruang dalam rahim anda bayi akan bergerak merasakan sekitarnya. Kulit bayi anda berkembang dan transparan. Terlihat merah sebab pembluh darah masih terlihat jelas.

Minggu ke 18:
Sekarang bayi sudah dapat mendengarkan suara dari luar tubuh anda, bayi akan bergerak atau melompat ketika mendengarkan suara keras.
Otot bayi sudah dapat berkontraksi dan relaks, bayi sudah dapat menendang atau meninju. Bergerak sangat aktif , dalam minggu ini mungkin anda sudah dapat merasakan gerakan putarannya untuk pertama kali.

Minggu ke 19:
Sekarang panjang bayi anda sekitar 23 cm. Jika anda belum juga merasakan bayi anda, mungkin anda akan mulai mersakan gerakkanya minggu ini.

Minggu ke 20:
Otot bayi anda semakin kuat tiap minggu. Jika anda masih belum dapat meraakan gerakkanya, anda pasti akan merasakan gerakkanya sekarang. Anda mungkin salah mengartikan gerakkanya pertama kali sebagai angin, karena terasa seperti letupan gelembung-gelumbung didalam.
Bayi anda bergerak sekitar 200 kali sehari , tapi anda hanya akan merasakan sedikit dari semua gerakan ini.

Minggu ke 21:
Panjang sekitar 28 cm. Anda akan merasakan lebih banyak gerakan bayi anda sekarang karena bayi makin aktif.

Minggu ke 22:
Bayi anda sadar akan lingkungannya dan bayi akan merasa tenang ketika mendengarkan suara dan sentuhan anda diperut. Tubuh bayi mulai memproduksi sel darah putih. Ini penting untuk bayi dalam melawan penyakit dan infeksi.

Minggu ke 23:
Panjangnya sekitar 23 cm. Sekarang ukuran kepalanya sudah sesuai dengan tubuhya . Saat ini bayi terlihat sama seperti akan lahir nanti tapi lebih kecil dan kurus saat ini.
Anda dapat mendengarkan detak jantung bayi anda dengan stestoskop.(letakkan stestoskop langsung diperut anda). Pertumbuhan otak sangat cepat.

Minggu ke 24:
Pendengaran bayi sudah terbentuk sempurna. Bayi akan bergerak dengan suara musik dari luar. Bayi membentuk pola kapan saat tidur dan kapan saat bangun, anda akan merasakan dengan suatu saat bayi bergerak terus, dan saat lain tidak.

Minggu ke 25:
Bayi mulai berlatih bernafas dengan menghirup dan menhembuskan cairan amnion, yang mana kadang membuat bayi cegukan—dan anda akan dapat merasakannya juga.

Minggu ke 26:
Bayi sudah mempunyai lemak dibawah kulit, yang akan membantu mengontrol suhu tubuhnya pada saat lahir. Wajah dan tubuhnya secara umum akan terlihat bayi saat lahir. Panjang sekitar 28-32 cm dengan berat sekitar 680 gram.

Minggu ke 27:
Matanya sudah terbuka dan melihat sekelilingnya untuk pertama kalinya. Bayi terlihat seperti bernafas tetapi sebenarnya bayi mengambil air bukan udara. Ini merupakan latihan yang baik untuk paru-parunya.

Minggu ke 28:
Pada bayi laki testis akan turun ke kantung skrotum.
Jaringan otak berkembang. Sekarang bayi anda dapat bermimpi.
Perkembangan bayi anda minggu ke 29-40 (trimester ke tiga)

Minggu ke 29:
Posisi bayi saat ini mempersipakan diri seperti posisi lahir dengan kepala kearah bawah. Jaringan lemak terus terbentuk.

Minggu ke 30:
Bayi anda mengisi hampir seluruh ruang di rahim anda. Ketika bayi menendang atau mendorong, anda dapat melihat kaki atau tangannya bergerak dibawah kulit perut anda.
Otak berkembang sangat cepat.

Minggu ke 31:
Bayi makin bertumbuh besar, maka ruangan rahim menjadi lebih sedikit, bayi akan berkurang gerakknya. Bayi kemungkinana dalam posisi melengkungkan badan dengan dengkul dilipat, dagu di dadanya dan tangan dan kaki saling
bersilang

Minggu ke 32:
Bayi berada dalam posisi kepala dibawah sampai nanti lahir. Bayi akan tetap menendang, gerakan rata-rata sehari meningkat 375 perhari, tapi anda tidak akan merasakan semuanya ini, 10 gerakan sehari sudah normal.

Minggu ke 33:
Anda akan makinmerasakan gerakknya karena bayi mengisi hampir seluruh ruang rahim. Gerakan akan menjadi aktif suatu waktu yang membuat anda tak nyaman,terutama ketika kakinya dibawah tulang rusuk anda.
Bayi mempunyai seluruh rambutnya pada minggu ini.

Minggu ke 34:
Pertumbuhan terutama pada otak dalam minggu –minggu ini.
Semua system tubuh sudah terbentuk sempurna, walaupun paru-paru masih tetap belum matang.
Bayi memberi respon terhadap suara yang familiar.

Minggu ke 35:
Bayi terus menambah cadangan lemak bawah kulitnya. Kepala bayi sudah mulai memasuki panggul.

Minggu ke 36:
Mulai dari minggu ini bayi sudah mempunyai ukuran dan kematangan yang siap untuk lahir. Jika bayi lahir pada minggu ini bayi lahir premature tetapi akan bayi akan baik saja.
Pada bulan terakhir kehamilan ini bayi akan mendapat antibody dari ibunya, seperti campak.
Lemak akan terus bertambah diabwah kulit bayi setiap hari.

Minggu ke 37:
Bayi akan terus berlatih untuk mengerakkan paru-parunya, karena bayi akan bernafas setelah dilahirkan.
Jika posisi kepala bayi dibawah maka kemungkinana kepala sudah memasuki panggul ibu pada minggu ini.

Minggu ke 38:
Reflek bayi sudah terkoordinasi, bayi sudah dapat mengedipkan mata, mengerakkan kepala, memegang, dan merespon suara, sentuhan, dan cahaya.
Bayi sudah dapat membedakan antara terang dan gelap.

Minggu ke 39-40:
Bayi sudah siap untuk lahir.
Bayi sduah terlihat cukup montok sekarang, dengan lemak yang terbentuk dibawah kulitnya, akan mampu mengatur suhu tubuhnya saat lahir.
Kulit bayi halus dan lembut. Berat bayi sekitar 2.7kg-3.2kg dengan panjang
sekitar 50 cm


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar